Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
kali ini kita membahas tentang TA'ARUF(PENGENALAN)
Apa itu TA'ARUF (PENGENALAN )????.....
Ta'aruf (pengenalan) yaitu kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah – taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal.
Sebagai sarana yang objektif dalam melakukan pengenalan dan pendekatan, taaruf sangat berbeda dengan pacaran. Taaruf secara syar`i memang diperintahkan oleh Rasulullah SAW bagi pasangan yang ingin nikah. Perbedaan hakiki antara pacaran dengan ta’aruf adalah dari segi tujuan dan manfaat. Jika tujuan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina, dan maksiat. Taaruf jelas sekali tujuannya yaitu untuk mengetahui kriteria calon pasangan.
NAH ITU TADI DEFINISI TA'ARUF'....../,.
Skrng,apa sihh bedahnya Ta'aruf sama pacaran ???? emng gk sama???....
etzzz tentu tidak sama .... \'. pacaran sama ta'aruf tidak sama.........INGAT TIDAK SAMA........ ''. Bedahnya yaitu:>>....
1. Pacaran >itu proses pengenalan yang tidak memenuhi syarat seorng muslim . contohnya: pada perna lihat nggk anak jaman skrng kalok lagi pacaran . yang cipika-cipiki ,ciuman ,pelukan > emng bonekah murah amat. heheheh . tu kan masak muslim kayak gitu
2. Ta'aruf (pengenalan) > proses pengenalan yang bersifat terbatas .kenapa ??? karna Ta'aruf (pengenalan) tidak boleh saling bersentuhan, tatap muka langsung , berduaan di tempat sepi .dll. .........lha terus gimana kita bis kenal kebisaan atau keburkan dia???? etsz jangan salah kita bisa dengan cara ngobrol sama dia (tapi di tempat yang rame lho ya), dari keluarganya, dari tingkahlakunya serta cara ngomongnya. NAH INI BARU PROSES PENGENALAN .......
Gimana si proses TA'ARUF (Pengenalan)???.......'.
Proses Ta’aruf
Lalu bagaimana proses taaruf yang syar’i sehingga menuju pernikahan yang barokah?
Yang pertama yaitu tidak boleh menunggu, misalnya jarak antara taaruf dengan pernikahan selama satu tahun. Si akhawat diminta menunggu selama satu tahun karena ikhwannya harus bekerja terlebih dahulu atau harus menyelesaikan kuliah dulu. Hal ini jelas mendzolimi akhwat karena harus menunggu, dan juga apa ada jaminan bahwa saat proses menunggu itu tidak ada setan yang mengganggu??
Yang kedua adalah tidak boleh malu-malu, jadi kalau memang sudah siap untuk menikah sebaiknya segera untuk mengajukan diri untuk bertaaruf. Apabila malu-malu maka proses Ta’aruf akan tidak terjadi atau tidak akan lancar dalam prosesnya, nah jadi repot sendiri kita.
Kemudian yang ketiga dapat melalui jalur mana saja. Maksudnya adalah kita bisa meminta bantuan siapa saja untuk mencarikan calon pendamping kita, mulai dari orang tua, murobbi, saudara, kawan atau orang-orang yang dapat kita percaya.
Etika selama bertaaruf yaitu jangan terburu-buru menjatuhkan cinta. Misalnya ketika kita mendapatkan satu biodata calon pasangan tanpa mengenal lebih dalam, tiba-tiba sudah yakin dengan pilihan itu. Alangkah baiknya jika mengenal lebih dalam mulai dari kepribadian, fisik, dan juga latar belakang keluarganya, sehingga nanti tidak seperti membeli kucing dalam karung. Akan tetapi tidak terburu-buru dalam menjatuhkan cita itu juga tidak boleh terlalu lama dan bertele-tele. Sebaiknya menanyakan hal yang penting dan to the point. Hal ini juga untuk menghindari godaan setan yang lebih dahsyat lagi.
Proses taaruf dikatakan selesai jika sudah mendapatan tiga hal yaitu
1. Tentang budaya keluarga,
2. proyeksi masa depan dan
3. visi hidup dari masing masing.
Nah jika ketiga hal ini sudak didapatkan maka proses taaruf selesai, dan berlanjut ke tingkat berikutnya apakan dilanjutkan atau tidak. Jika iya maka segera untuk ditindak lajuti bersama dengan pihak keluarga kedua belah pihak kalau istilah jawanya “rembug tuwo”. Dan ingat pada saat proses menunggu datangnya hari bahagia itu godaan setan akan bertumpuk-tumpuk, akan ada saja yang menggoda kita melalui berbagai macam hal. Jadi untuk menghindari itu perbanyak dzikir mengingat Allah, dan memperbaiki hubungan dengan Allah. Karena dengan itu maka Allah akan senantiasa melindungi hati kita, pikiran kita dan tindakan kita dari hal-hal yang dilarang.
kesimpulan :
Ta'aruf proses pengenalan dalam maupun luar si calon pendamping hidup kita nantinnya dengan cara syariat islam atau menjauhi halhal yang bersifat zinah .. sekian dari saya andika zulkarnain .
waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar